Ketika Air Mata Berderai -
Sebuah Renungan Inspirtaif yang mudah - mudahan bisa memuka mata dan hati kita dari kesombongan diri kita yang kadang lupa menitikkan air mata padahal setiap hari dosa semakin bertambah
Sebuah Renungan Inspirtaif yang mudah - mudahan bisa memuka mata dan hati kita dari kesombongan diri kita yang kadang lupa menitikkan air mata padahal setiap hari dosa semakin bertambah
Dalam hidup, Menangis adalah simbol kejujuran. terlebih saat seorang hamba menangis memohon ampun atas segala dosa-dosanya, memohon ridho demi menuju syurga yg dijanjikan-Nya
Menangislah sepuas hatimu nikmatilah karena tidak selamanya orang bisa menangis dan menitikkan air mata apa lagi disaat kesenangan dunia seakan akan menutupi ruang sadar dan hati mereka
Sudah waktunya bagi kita untuk membayangkan ketika nanti meninggal dunia apakah akan lebih banyak orang mengiringi kepergian kita dengan tangis kesedihan atau dengan tawa kegembiraan.
Jika air mata kerinduan terhadap Tuhan tidak pernah lagi terurai, apalagi jika air mata selalu kering di atas tumpukan dosa dan maksiat, kita perlu segera melakukan introspeksi.
Apakah mata kita sudah mulai bersahabat dengan surga & neraka. atau mata ini sudah enggan untuk menitikkan airmata karena hati sudah gersang dan beku tidak bisa merasakan indahnya syurga dan pedihnya kehidupan di neraka
Semoga bisa menjadi hamba yang Tulus beribadah kepada Allah, tidak mengharapkan pujian orang lain, hanya mengharap Rahmat dari-Nya, agar Dia berkenan menempatkan kita pada syurga yang dijanjikan


No comments:
Post a Comment